Uncategorized

Lahan Liar Disulap Jadi Taman Pangan, Lurah Petukangan Utara Manfaatkan Lahan 2.000 Meter

Jakarta, wartaotonomi.com – Upaya mengubah kawasan kumuh menjadi produktif dilakukan Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Melalui program Penataan Kawasan Triwulan III, lahan kosong yang sebelumnya menjadi sumber masalah lingkungan kini disulap menjadi Taman Ketahanan Pangan yang berlokasi di Jalan H Radin, RT 02 RW 04.

Lurah Petukangan Utara, Ahmad Hasan Husaini menjelaskan, kondisi lahan sebelum ditata sangat memprihatinkan. Tanah kosong seluas 2.000 meter persegi milik warga tersebut kerap dijadikan tempat pembuangan sampah liar dan pembakaran sampah sembarangan.

“Sebelum ditata, tanah kosong milik warga ini yang sering dijadikan tempat pembuangan sampah liar dan pembakaran sampah oleh warga, sehingga sangat mengganggu kebersihan lingkungan,” ujar Ahmad Hasan Husaini, Senin (5/10).

Berangkat dari keluhan warga tersebut, pihak kelurahan mengambil inisiatif untuk berkolaborasi. Bersama pemilik lahan dan warga setempat, dibentuklah Kelompok Tani Karya Hijau. Tak sendiri, kelurahan juga menggandeng Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan untuk dukungan pembibitan tanaman produktif.

Hasilnya, kini penataan kawasan tersebut telah rampung 100 persen dan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang.

“Di sini sudah dilengkapi kolam gizi, fasilitas komposting, lubang biopori untuk pengolahan sampah organik sesuai Instruksi Gubernur, serta saung multifungsi,” ucapnya.

Ahmad Hasan menerangkan, dari total luas 2.000 meter persegi, tahap awal baru 1.000 meter persegi yang dimanfaatkan sesuai izin dari pemilik lahan. Ke depan, ia berharap taman ini tidak hanya menjadi ruang hijau, tetapi juga menjadi sarana edukasi urban farming dan pengelolaan sampah organik bagi warga.

Lebih dari itu, keberadaan taman ini memiliki misi sosial. Hasil budidaya ikan dan sayuran nantinya akan disalurkan untuk membantu penanganan stunting di wilayah tersebut.

“Hasil dari budidaya ikan dan pertanian ini nantinya juga disalurkan untuk membantu penanganan anak stunting di lingkungan RT 02/04,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua RW 04 Kelurahan Petukangan Utara, Khairudin, menyambut baik kehadiran taman tersebut. Menurutnya, kawasan ini sangat membantu warga di lingkungan RT 02 dan RT 10, RW 04. Warga kini bisa belajar bertani bersama dan memanen hasilnya untuk kebutuhan sehari-hari seperti terung, cabai, dan aneka sayuran lainnya, kata ketua RW 04

Ia menambahkan, hasil panen juga memiliki nilai ekonomi untuk lingkungan, tambahnya.

β€œSebagian hasil panen dari kawasan tersebut rencananya akan dijual kepada warga sekitar untuk menutupi biaya operasional lingkungan, seperti pembayaran listrik. Sedangkan sisanya disalurkan langsung guna mendukung pemenuhan gizi masyarakat setempat,” tandasnya.

Budi / Sunar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Redaksi Pedoman Media Privasi Kontak
Β©2026 PT. PERS WARTA OTONOMI