Nasional

Serikat Tani Indramayu Peringati Hari Tani Nasional, Audiensi dengan Menteri Pertanian

JAKARTA, wartaotonomi.com – Ratusan anggota Serikat Tani Indramayu (STI) memperingati Hari Tani Nasional dengan menggelar aksi dan audiensi di depan Kantor Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Jalan RM Harsono, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2026).

Sekitar 788 peserta STI yang dipimpin Ketua STI Casudi, tiba secara bertahap sejak pukul 04.00 WIB menggunakan 20 unit bus. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Tani Nasional sekaligus penyampaian aspirasi terkait sejumlah persoalan yang dihadapi petani di Indramayu, Jawa barat.

Dalam aksi tersebut, STI menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya meminta tindak lanjut atas tuntutan Hari Tani Nasional 2025 terkait kesetaraan kelembagaan petani sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Selain itu, STI juga menyampaikan persoalan jaringan irigasi, ketersediaan pupuk, bantuan alat dan mesin pertanian, serta mekanisme penyaluran bantuan pemerintah kepada petani.

Perwakilan STI kemudian diterima langsung oleh Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., untuk melakukan audiensi di Auditorium Kementerian Pertanian. Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat Kementan dan jajaran kepolisian.

Dalam audiensi, perwakilan petani menyampaikan bahwa ketersediaan air masih menjadi salah satu persoalan utama, khususnya pada musim tanam. Petani juga mengeluhkan ketersediaan pupuk serta mekanisme penyaluran bantuan yang dinilai masih menghadapi sejumlah kendala.

Terkait bantuan alat pertanian, perwakilan STI menyampaikan bahwa sebanyak enam unit traktor telah diterima petani. Mereka juga mengusulkan adanya tambahan bantuan traktor serta kemudahan akses bantuan bagi petani.

Menanggapi aspirasi tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi atas masukan dari para petani. Ia mengatakan Kementerian Pertanian akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum terkait pembangunan dan penyediaan sarana irigasi.

Menteri Pertanian juga menyampaikan bahwa kebutuhan traktor bagi petani akan terus ditambah. Selain itu, pemerintah akan menyiapkan ketersediaan benih padi untuk menghadapi musim tanam tahun ini.

Terkait mekanisme bantuan, Menteri Pertanian menyampaikan bahwa bantuan dari Kementerian Pertanian ditujukan langsung kepada petani sesuai mekanisme yang berlaku.

Audiensi berlangsung sekitar satu jam dan berakhir pada pukul 07.35 WIB. Setelah pertemuan, massa STI menyatakan menerima penjelasan yang disampaikan Menteri Pertanian dan tidak akan melanjutkan aksi.

Selanjutnya, massa membubarkan diri secara tertib dan kembali menuju Indramayu menggunakan bus masing-masing. Hingga massa meninggalkan lokasi, situasi di sekitar Kantor Kementerian Pertanian terpantau aman, tertib, dan kondusif.

(Yos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *