Jakarta, Warta Otonomi – Pohon pohon semak belukar yang mati kekeringan di musim kemarau mungkin hal yang wajar, karena tak ada yang menanam dan mempedulikannya.
Namun lain halnya jika pohon hias yang sengaja ditanam dengan wadah pot yang dipercantik, tujuannya tentu agar mengesankan suasana yang asri dan indah.
Namun sangat disayangkan, ketika Warta Otonomi melintas ( 10/9/2026 ), terlihat jajaran pot pot diatas trotoar dengan kondisi pohon yang mati kering, seakan tak ada belas kasihan dari lingkungannya.
Mirisnya beberapa pohon pohon hias yang mati kering itu berada di lingkungan dekat kantor Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan. Dari kondisi ini mencerminkan bahwa, pihak Kelurahan, mulai dari Lurah dan seluruh jajarannya tak punya empati pada makhluk lemah seperti pohon hias itu.
Padahal mereka yang menanam, tapi dibiarkan mati menderita, Melihat kondisi itu ada baiknya Wali Kota Syafrin menanamkan sifat kepedulian pada jajarannya, meski kepada makhluk seperti pohon sekalipun
Red
