Jakarta, Warta Otonomi – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) berkolaborasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jaksel, Kegiatan ini juga dihadiri oleh Camat Kebayoran Lama beserta para Lurah se-Kecamatan Kebayoran Lama, acara berlangsung dari Jam 08:00 pagi hingga selesai.
Acara ini bertujuan untuk Pembekalan Wawasan Cegah Narkoba dan Bullying bagi para pelajar maupun untuk remaja, acara berlangsung di Aula Gedung Kecamatan Kebayoran Lama, Kamis (3/9).
Kegiatan yang diikuti 150 pelajar SMA dan 20 remaja masjid se-Jakarta Selatan ini mengusung tema “Generasi Beriman, Berprestasi, Tanpa Narkoba dan Tanpa Bullying, Bersama Membangun Jakarta Selatan yang Bermartabat dan Bersinar”.
Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan, pembekalan ini difokuskan untuk menuntaskan masalah penyalah gunaan narkoba serta perundungan (bullying) di kalangan anak muda dan lingkungan sekolah.
“Materi yang disampaikan hari ini sangat tepat, melalui kerja sama yang baik antara ulama dan umara, kita bisa membentuk generasi muda yang berkarakter, tangguh, berakhlak mulia, serta mampu mencegah infiltrasi negatif dari luar,” ujar Syafrin .
Ia menyampaikan, Pemerintah Kota Jakarta Selatan terus mendorong sosialisasi bahaya narkoba secara masif ke sekolah-sekolah mengingat variasi dan penyebarannya yang kian marak. “Di sini peran ulama, habaib dan kiai dinilai sangat vital sebagai benteng moral remaja,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua MUI Jakarta Selatan, KH Ahmad Nawawi Halim, menuturkan, pembekalan ini merupakan bagian dari gerakan “Garda Bersinar” (Bersih dari Narkoba) untuk mencetak generasi muda yang bebas dari narkotika dan aksi kekerasan.”Para pelajar ini adalah calon pemimpin masa depan.
Melalui pembekalan ini, kita bina mereka bersama agar tumbuh menjadi insan kamil yang beriman, bertakwa, berilmu dan beramal saleh,” katanya.
( Budi / Sunar )
