Jakarta, wartaotonomi.com – Dewan Pengurus Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria (DPN KNARA) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor PT Agrinas Palma Nusantara, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (25/9/2026). Aksi yang diikuti sekitar 120 orang tersebut digelar untuk memperingati Hari Tani Nasional 2026 sekaligus mendesak penyelesaian konflik agraria yang melibatkan masyarakat petani di Provinsi Riau.
Dalam aksinya, massa menyoroti konflik lahan di Kabupaten Indragiri Hulu dan Kota Dumai. DPN KNARA meminta PT Agrinas Palma Nusantara menghentikan sementara aktivitas vendor di lahan yang menjadi objek sengketa serta memberikan ruang kepada masyarakat untuk mengelola lahan melalui koperasi atau mekanisme kemitraan yang jelas.
“Target kami hanya satu, yaitu menghentikan terlebih dahulu aktivitas vendor di lapangan. Apabila status dan dasar penguasaan lahan belum jelas,.” Kami berharap persoalan ini dibicarakan bersama terlebih dahulu,” ujar Ridwan, salah satu perwakilan massa aksi, dalam audiensi dengan pihak Agrinas.
Ridwan juga menyampaikan kekhawatiran bahwa konflik pertanahan yang tidak segera diselesaikan dapat memicu perselisihan lebih besar di lapangan. Menurutnya, masyarakat terbuka untuk bekerja sama dengan Agrinas sepanjang terdapat kepastian hak, mekanisme yang transparan, serta pembagian hasil yang adil.
Menanggapi tuntutan tersebut, Faisal dari Divisi Hukum PT Agrinas Palma Nusantara menjelaskan bahwa pengelolaan lahan dilakukan melalui prosedur dan ketentuan yang berlaku. “Bagi masyarakat yang ingin bekerja sama, kami terbuka untuk melakukan komunikasi dan pembahasan bersama. Mari kita dudukkan seluruh pihak yang berkepentingan agar persoalan dapat dibicarakan secara terbuka,” ujarnya.
Sementara itu, Sagala, Kepala Divisi AGHT Agrinas, menyatakan seluruh aspirasi massa telah dicatat dan akan dilaporkan kepada pimpinan untuk mendapatkan arahan serta tindak lanjut. Pihak Agrinas belum dapat menghentikan aktivitas vendor yang sedang beroperasi, sedangkan masyarakat yang ingin mengajukan kemitraan diminta melengkapi persyaratan administrasi.
Aksi yang berlangsung sejak pukul 09.30 WIB tersebut berakhir pada pukul 17.15 WIB. Sebagai tindak lanjut, perwakilan DPN KNARA berencana kembali mendatangi Menara Agrinas Palma Nusantara pada Senin (28/9/2026) untuk menyerahkan dokumen persyaratan pengajuan kemitraan.
(Yos)
