Peringatan Hari Ulos di Siantar ; Ulos Menjadi Warisan Budaya Yang Harus Dilestarikan

Pematangsiantar, wartaotonomi.com – Ulos bagi masyarakat Batak pada awalnya dimaknai sebagai perlambang berharga setiap pemberian hula-hula kepada pihak boru. Ulos adalah kain tenun yang diwariskan leluhur. Ulos selalu setia mengiringi perjalanan kultural Batak, baik pada upacara pernikahan, kelahiran, duka, maupun suka.

ULOS2

Melihat ini pemerintah berupaya menetapkan Ulos menjadi warisan Budaya Tak Benda Nasional dan hal ini wajar disambut baik dengan gembira, khususnya oleh suku Batak,karena ulos merupakan bagian dari warisan budaya nenek moyang khususnya suku Batak,yang harus dilestarikan.

Demikian dikatakan Walikota Penatangsiantar pada Peringatan Hari Ulos di Kota Pematangsiantar yang dirangkai perlombaan fashion show dan pameran yang dilaksanakan di aula Hotel Sapadia, lantai 6 Pematangsiantar, Kamis (21/11/2019).

Pada acara fashion show yang diikuti 68 peserta tersebut,Hefriansyah juga mengingatkan agar masyarakat sadar untuk memelihara budaya, dalam hal ini salah satunya adalah ulos,yang harus diwariskan kepada generasi selanjutnya,sehingga lestari dan tidak punah.

ULOS3

“Kita juga perlu memelihara warisan budaya nenek moyang tersebut dan sudah menjadi tugas kita bersama untuk menjaga dan meningkatkan kesadaran budaya tersebut di tengah-tengah masyarakat, terkhusus guna mewariskan kebudayaan kepada generasi penerus kita,supaya tidak punah,” katanya seraya mensyukuri acara memperingati hati ulos ini sudah berlangsung untuk kedua kalinya,setelah tahun lalu juga sukses terlaksana.

“Alhamdulillah sudah terlaksana dengan baik. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan untuk melestarikan budaya, dan   berharap para pengrajin Ulos yang saat ini ikut serta dalam pameran hari ini, agar tetap berkarya dan memproduksi Ulos yang lebih berkualitas,”sebutnya seraya menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak akan lupa akan sejarah budaya dan nenek moyangnya.

Hefriansyah pun berpesan terutama kepada generasi muda, remaja, pelajar, dan generasi penerus agar bisa lebih dini mengenal budaya.

 

ULOS1

Pada kesempatan itu, Hefriansyah juga mengingatkan kepada masyarakat Kota Pematangsiantar agar tetap menjaga kesatuan dan persatuan.

“Kita haramkan berbicara SARA di Pematangsiantar, bicara suku, bicara agama, ras, warna kulit, dan lain sebagainya.”

Alasannya, Karena kita nggak minta itu, tetapi itu adalah kodrat dari Tuhan yang maha kuasa. Dengan berwarna-warni serta beraneka ragam, alangkah indahnya Kota Pematangsiantar yang kita cintai ini. Sebab Kota Pematangsiantar sangat heterogen, sangat majemuk. Suku banyak, tingkah pola manusia juga beragam. Tapi  Alhamdulillah Kota Pematangsiantar adalah kota paling toleran di Indonesia.” Pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Pematangsiantar Jadimpan Pasaribu SH dalam laporannya menyampaikan, dengan diselenggarakannya lomba fashion show, diharapkan masyarakat Kota Pematangsiantar dapat melestarikan Ulos. Kepada para pengrajin, diharapkan tetap berkarya dan memroduksi Ulos yang lebih berkualitas. Sehingga Kota Pematangsiantar mempunyai produk unggulan.

ULOS4

Menurut Jadimpan, lomba fashion show  yang diikuti 68 peserta itu terbagi dalam 3 kategori.Kategori, Anak-anak (6-12 tahun) sebanyak 30 orang, kategori Remaja (13-16 tahun) sebanyak 19 orang, dan kategori Dewasa (17 tahun ke atas) sebanyak 19 orang.

Peringatan Hari Ulos Kota Pematangsiantar tahun 2019 dihadiri Ketua DPRD Pematangsiantar diwakili Jani Apohan Saragih SH, Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Pematangsiantar Ny Syahputri Hefriansyah Br Hutabarat, perwakilan Partuha Maujana Kota Pematangsiantar, dan beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para orangtua peserta lomba. (Susan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s