Pembangunan SDM Merupakan Sasaran Utama Program Kerja Pemkab Simalungun Tahun 2020

SIMALUNGUN – WARTA OTONOMI

PANGULU1
Foto : Suasana saat acara rapat kerja pemerintah Kabupaten Simalungun untuk menuju tahun Anggaran 2020

Bupati Simalungun JR Saragih,SH MM mengingatkan para pangulu (kepala desa) di 386 nagori agar memprioritaskan pembangunan SDM yang akan menjadi landasan perkembangan bagi daerah,jangan terfokus hanya pada pembangunan fisik bangunan.

Ditekankan,bahwa Dana Alokasi Desa (ADD) peruntukannya bisa untuk apa saja,termasuk untuk membangun sumber daya manusia dan  bagi pelayanan kesehatan masyarakat.

Dikatakan, agar pangulu jangan takut membuat program dan menjalankannya dengan dana ADD,sebab prioritas kita sesuai dengan arahan Presiden adalah menjalankan program presiden, juga sesuai arahan Mendagri dan Kapolri.

Hal ini dikemukakan JR Saragih pada saat menyampaikan kata sambutan dan arahannya di hadapan para pangulu, kaur dan gamot serta maujana dari  seluruh nagori se-Kabupaten Simalungun dalam rapat kerja pemerintah Kabupaten Simalungun untuk menuju tahun Anggaran 2020,di aula Simalungun City Hotel,Pamatang Raya,Kamis (21/11/2019).

Dengan jumlah nagori 386 desa, jumlah pangulu 386 orang, jumlah sekdes 386,jumlah kaur 1.158,jumlah gamot 1.901 orang dan jumlah maujana 2.764 orang,Pemkab juga memperhatikan kesejahteraan perangkat desa.

Dalam kesempatan itu diungkapkan bupati,bahwa untuk tahun depan mulai Januari 2020, pemkab menaikkan gaji pangulu dari Rp4,5 juta menjadi Rp5,5 juta, Sekdes menjadi Rp 2.500.000,gamot dan kaur Rp menjadi Rp 2.050.000 per bulan.

Namun, disisi lain Bupati juga mempertanyakan mengapa dengan pangulu,sekdes, kaur dan gamot serta maujana yang mencapai 6000 orang tetapi lebih masih ada stunting di Simalungun.”Inikan aneh,”katanya.

Untuk itu kata JR Saragih, dengan kenaikan gaji para pangulu dan perangkat desa, ia berharap,semua pihak betul-betul memperhatikan pembangunan,nagori dan kesehatan masyarakatnya.

Untuk itu ,Bupati meminta  agar seluruh perangkat desa serta pangulu dan para bidan desa serta para medis tanggap terhadap perkembangan kesehatan masyarakat.

Selain pelayanan kesehatan masyarakat,kata Bupati, ADD juga bisa  dipergunakan untuk pemberdayaan masyarakat nagori untuk pelayanan pendidikan dan kebudayaan,pengelolaan usaha ekonomi produktif, pendirian dan pengembangan Bundes, pelatihan kader pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Kenali semua masyarakat anda dan jangan ada siluman di desa anda.Tahu berterima kasih dan bersyukur dengan melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya,serta tidak selingkuh dari pimpinan,”katanya sambil bercanda.

Bupati juga menyatakan, Forkopimda mendukung program ini.Tampak hadir ketua pengadilan,Kajari Simalungun Gloria Sinuhaji SH MH dan mewakili Kapolres Simalungun. (Susan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s