Apel Akbar 4.552 Wanita Berkebaya di Sumsel Sukses Pecahkan MURI # Gairahkan Usaha Perajin Kain Lokal

Palembang – Warta Otonomi

Sebanyak 4.552 wanita berkebaya dengan kain jumputan tumpah ruah di Halaman Griya Agung, Rabu (10/04) pagi. Ribuan perempuan yang ikut ambil bagian dalam Apel Kartini Millenials inipun sukses memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

MURI kebaya (3)

Prestasi ini langsung mendapat respon Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru. Ia mengaku bangga atas antusias wanita-wanita di Provinsi Sumsel yang bergembira mengikuti rangkaian kegiatan Apel Kartini Millenials. 

“Kami sebagai pria merasa sangat bangga melihat partisipasi dan emansipasi wanita di Sumsel, maka oleh sebab itu terus gerakanlah kami ikhlas untuk ibu-ibu berlatih kencang maju tapi tidak menanggalkan semua kodrat seorang wanita,seorang ibu, seorang istri,” ungkapnya 
MURI kebaya (1)

Menurutnya, sebagai seorang suami Ia merasa bahagia melihat perjuangan seorang wanita, bahkan Ia tidak merasa disaingi ataupun menjadi rival.  

“Kepada perempuan Provinsi Sumsel, Indonesia tidak akan menjadi seperti sekarang kalau perempuan tidak berperan aktif seperti yang dilaksanakan di Provinsi Sumsel. Ibu adalah guru pertama bagi putra putrinya, selamat untuk mengemban tugas yang diberikan kepada ibu-ibu sekalian. Mudah-mudahan kita segera menyongsong “Sumsel Maju untuk semua,” tambah Herman Deru dalam kata sambutannya 
MURI kebaya (2) - Copy

Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Febrita Lustia Deru menuturkan, kegiatan tersebut diadakan guna mengapresiasi seluruh wanita khususnya wanita-wanita yang ada di Provinsi Sumsel. 

Menurutnya semangat Kartini harus menjadi contoh untuk wanita-wanita saat ini, terlebih untuk anak-anak muda atau generasi milenial. 
“Bangga sekali ya melihat antusias seluruh wanita-wanita di Provinsi Sumsel, awalnya kita menargetkan 1000 tapi hari ini empat ribu lebih wanita tumpah ruah di Griya Agung,” ujarnya.
Di lain pihak Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel menambahkan, Ia memaknai setiap wanita harus perlu memperingati hari kartini, di sisi lain pula kegiatan ini menurutnya akan mengapresiasi karakter-karakter wanita yang ada di Provinsi Sumsel untuk  disatukan seleranya. 
“Kita ingin ada suatu yang beda dalam memperingati hari Kartini. Untuk kali ini ibu TP PKK  kreatif punya pemikiran ini alhamdulillah dengan adanya upacara sebentar tapi berkesan, Secara tidak langsung kita mengangkat pengrajin jumputan yang ada di Provinsi Sumsel dan juga para penjahit juga kewalahan untuk menjahit bayangkan 4000 wanita serentak pakai kain jumputan itu sudah mengangkat umkm yang ada di Provinsi Sumsel,” tambahnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s