OKNUM KORLAP TERMINAL DEPOK BAWA KABUR UANG LISTRIK RATUSAN JUTA

Depok – Warta Otonomi

Oknum korlap terminal Depok bawa kabur uang ratusan juta uang itu hasil pembayaran listrik dari pemilik kantin di kawasan terminal Depok. hal ini di ungkapkan oleh Umar salah satu penduduk di terminal Depok,  Senin 8/4-2019 di terminal Depok.

Listrik diputus terminal depok (1)

Umar, yang di temui di terminal Depok mengatakan bahwa semua kantin di terminal Depok rata rata sudah membayar listrik sebanyak Rp.15.000 perhari di kalikan 30 hari berapa, saya kalau begini tertipu terus jadi kapan saya tidak tertipu? ya,  merasa di tipu oleh oknum korlap terminal Depok.kenapa karena korlap yang memungut semua hasil dari pemilik kantin sebanyak Rp.15.000 perhari di kalikan satu bulan berapa tuh tipuannya.

Umar juga menjelaskan “saya tahu ini kejadiannya setelah pejabat PT. PLN Depok datang ke terminal Depok dengan maksud dan tujuan untuk memutuskan aliran jaringan listrik.karena illegal, kata Pejabat PLN Kota Depok. Setelah pihak Pejabat PLN Kota  Depok mendapat informasi bahwa semua kantin bayarannya ke korlap terminal Depok, dari sekian ditanya ujungnya semua lari ke korlap atas nama Rico sebagai pemegang iuran pembayaran PT. PLN Depok. Ternyata Rico sekarang Rico entah kemana SUDAH KABUR, ya semua harus bertanggungjawab dong jangan habis manis sepah di buang enak benar jadi tukang tipu , ujarnya.

Iwan juga mengatakan saya sudah memasang meteran, saya bayar sesuai dengan aturan yang berlaku. Kalau pihak PLN itu oknum itu urusan PLN bukan urusan saya. Saya hanya membayar sesuai dengan aturan saya tidak mau yang menipu seperti yang di lakukan oleh oknum Korkap terminal Depok tegasnya.(zis)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s