BULAN KARUNIA RUDIANTI, “DISABILITY” TO “ABILITY”

JAKARTA – WARTA OTONOMI

Terlahir tanpa kedua kakinya, bukan merupakan halangan untuk bisa bersaing menimba ilmu,dialah Bulan Karunia Rudianti (11) siswi difabel SDN 88 Pekanbaru anak ketiga dari pasangan Bp. Rudi Arifin dan Ibu Purwanti.

bulan karunia3Di usia yang ke 9 tahun, Bulan diterima di SDN 88, diterimanya Bulan karena sekolah ini menyediakan inklusi untuk anak-anak difabel, dan dia diterima dengan rekomendasi psikolog. Bulan memang masuk sekolah usia 9 tahun tetapi hanya cukup belajar satu semester dia langsung naik ke kelas II. Ini dilakukan pihak sekolah karena kepintaran Bulan yang melampaui teman-teman di kelasnya.

bulan karunia1Begitu juga saat duduk di bangku kelas dua, lagi-lagi Bulan hanya belajar satu semester. Setelah itu dia duduk di bangku kelas III.

Bulan viral di media sosial dimana Bulan menulis surat ke Presiden Jokowi meminta kursi roda. Surat itu kemudian direspons Jokowi dengan memerintahkan Kementerian Kesehatan menindaklanjuti surat tersebut. Kemenkes pun mengirimkan kursi roda yang dibutuhkan Bulan untuk aktifitas keseharian.

Pada saat pembukaan Asian Para Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno Senayan Jakarta Sabtu (6/10/2018), Bulan Kurnia pun turut serta meramaikan

bulan karuniaBulan Karunia membacakan narasi cerita tentang kekagumannya pada sejumlah atlet penyandang disabilitas Tanah Air yang pantang menyerah dan berprestasi, seperti Sabar Gorky yang sukses di cabang panjang tebing dan mendaki gunung.

Di akhir narasinya, Bulan Kurnia menanyakan keberadaan Jokowi.

“Bulan ada di sini, Pak Jokowi ada di mana?” ujarnya menutup narasi yang dibacakannya di acara pembukaan,

Tak berselang lama, Jokowi pun turun dari panggung kehormatan. Dia mendatangi Bulan Kurnia dan berbincang sejenak. Jokowi kemudian menerima kotak dari Bulan, yang ketika dibuka muncul tulisan ABILITY berwarna emas.

Tak berhenti di situ, Jokowi juga menyempatkan diri mengambil busur dan panah.

surat bulan karunia utk presidenBersama Bulan dan seorang lagi, Jokowi lantas mengarahkan anak panah ke layar raksasa. Begitu anak panah melesat dari busur pijaran cahaya berkilatan di titik sasaran.

Kemudian tak jauh di hadapan Jokowi muncul tulisan DISABILITY. 3 huruf awal “DIS” mendadak runtuh dan menyisakan ABILITY. (Leston Hasibuan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s