INILAH PINTA DPD TCW PROVINSI KEPADA PENEGAK HUKUM

PALANGKARAYA, KALTENG – WARTA OTONOMI

Penggunaan dan pengelolaan Dana Desa (DD) masih sangat perlu pengawasan sangat super ketat dan berlapis. tanpa adanya pengawasan yang sangat super ketat, maka DD yang dikucurkan oleh pemerintah pusat mencapai triliunan rupiah itu yang ditujukan bagi Desa-Desa tertinggal, takutnya dipergunakan tidak tepat sasaran oleh oknum-Oknum aparat Desa.

Begitulah ungkap Ketua DPD TCW Provinsi Kalteng memberikan keterangaannya kepada Awak Media Wartawan Warta Otonomi, Selasa (25/09/2018). Dia yang biasanya disapa “DIAMON” menambahkan agar para penegak hukum bertindak tegas dalam menjalankan perannya.dari hasil kontrolnya terkhusus tentang penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) pada wilayah Kabupaten Kapuas.dijumpai beberapa titik rawan korupsi oleh beberapa oknum Kepala Desa,” Ujarnya.

Diujung bicaranya Diamon mengatakan ” Kendati kami juga memahami dengan perbandingan yaitu bila pelanggaran nilai korupsi atas DD lebih kecil dari pada biaya penegakan hukum atasnya, namun kami juga beranggapan apabila ada pembiaran atas penyelewengan DD tersebut, maka tidak akan menimbulkan rasa efek jera bagi para pelakunya.disisi lain dampak dari semua itu, maka bibit-bibit korupsi-pun siap mewabah hingga mengakar,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s