SATUAN POLISI PAMONG PRAJA (SATPOL PP) KOTA SERANG DI DUGA TUTUP MATA SERTA LARI KETIKA DIKONFIRMASI TERKAIT HIBURAN MALAM DI KOTA SERANG

KOTA SERANG – WARTA OTONOMI 

Tempat hiburan malam yang berada di kawasan Kota Serang yang banyak sejumlah Diskotik, Cafe atau Pub, mereka semua menyajikan hiburan bagi bagi kaum yang suntuk untuk menghabiskan waktunya.

Keberadaan tempat itu diduga belum mengantongi ijin resmi dari pemerintah, pasalnya semua tempat hiburan itu dalam membuat ijinnya bukan untuk tempat hiburan seperti karaoke dan lainnya melainkan ijin yang ditempuh adalah restoran dan karaoke atau musik live adalah fasilitas penunjang.

Hasil pantauan Warta Otonomi para pengusaha hiburan malam ini sudah melewati ijin operasi yang diberikan pemerintah, pasalnya mengacu pada peraturan cafe atau tempat hiburan harus tutup hingga jam 24.00,  namun hal ini bukan rahasia umum lagi dimana (mereka- hiburan malam/red) rata – rata tutupnya jam 3 hingga jam 4 pagi, dengan adanya kejadian seperti ini sepertinya pihak Pemerintah Kota Serang dan Satpol PP Kota Serang diduga tutup mata terhadap peraturan yang dibuatnya,” ujarnya.

Walau hampir setiap hari rutinitas operasi hingga larut ini terkesan Pemkot Serang melakukan pembiaran hingga pihak lain menduga ada unsur kerjasama, tempat hiburan malam resto, nyata buka hingga jam 3-4 pagi, kita mengharapkan para penegak Perda diwilayah Kota Serang untuk menertibkan demi terwujudnya Kota Serang Madani ini lebih tertib dan menjadikan masyarakat sadar akan aturan daerah”, jelasnya.

Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin melalui pesan via whatsapp nya, Satpol PP Kota Serang dan perijinan bisa cek ijin yang di keluarkan untuk tempat tersebut kepada WARTA OTONOMI (06/09/2018).

Pak Lutfi Kasi Pamwal Satuan Pamong Praja Kota Serang melaluii pesan via whatsapp nya,”ok pak, nanti kita ngobrol di kantor hari Jumat sekalian menghadap pak Kasat kebetulan sekarang masih dinas di Bandung pak” katanya.

Pada hari Jum’at 07/09/2018 sekira Jam14.00 saat WARTA OTONOMI ke kantor Satpol PPKota Serang namun yang aneh nya saat ingin konfirmasi terkait tempat hiburan malam di Kota Serang lagi-lagi pak Kasat Satuan Pamong Praja Kota Serang tidak ada di ruanganya sangat di sayangkan dan langsung konfirmasi melalui via telpon berkali-kali dan sms tidak sama sekali Pak Kasat Pol PP Kota Serang menaggapi atau meresponya.

Dan Pak Lutfi Kasi Pamwal juga tidak ada di kantor melalui pesan via whatsap nya dan menjawab lagi anter anak terapi, padahal sebelum nya sudah janji akan bertemu di kantor hari Jum’at melalui pesan via whatsap nya.

Arohman Ali Ketua Gerak Indonesia DPD Provinsi Banten saat di hubungi WARTA OTONOMI via telpon celullarnya mengenai hal tersebut menyampaikan, Pihak Satuan Polisi Pamong Praja Seharusnya segera mengambil sikap bilamana ada informasi dari masyarakat, lewat hal itu pihaknya harus segera melakukan penertiban sebelum tempat hiburan jauh lebih menjamur.katanya

“Adanya tempat hiburan yang tidak sesuai ijin di Kota Serang dapat mencoreng nama baik Kota Serang. Dengan semboyan KOTA SERANG MADANI maka dari itu di mohon kepada jajaran Satpol PP agar segera menertibkan tempat hiburan di Kota Serang sesuai perda”, tandasnya ( M.FAHRY )

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s