PRESS KONFERENCE PENGUNGKAPAN KASUS NARKOTIKA DI POLRES SERANG

SERANG – WARTA OTONOMI 

Yogi = SabuPengalaman hidup sepuluh bulan mendekam di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Serang tak membuat Yogi Irawan menjauh dari narkoba. Bahkan residivis kelahiran Lampung Tengah 1977 meningkat status dari semula hanya pemakai kini diketahui sebagai pengedar. 
Tersangka Yogi di tangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Serang di rumah kontrakannya di Kampung Pasir Ketos, Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Sabtu (25/8/2018). Saat ditangkap, pria yang mengaku sebagai karyawan perusahaan urugan ini sedang menunggu telepon dari pelanggannya.
Yogi = Sabu (2)Dari tersangka YI, 41, petugas mengamankan barang bukti puluhan paket plastik bening yang di duga sabu dengan berbagai ukuran, 1 paket besar, 4 paket sedang dan 19 kecil, timbangan elektronik serta sebungkus plastik bening,” ungkap Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan saat ekspose di Mapolres Serang, Selasa (28/8/2018).
Kapolres menjelaskan penangkapan pengedar sabu ini bermula dari informasi masyarakat yang resah karena kampungnya kerap kedatangan warga tak di kenal di rumah kontrakan tersangka. Setelah diselidiki, petugas mencurigai tersangka melakukan transaksi narkoba di di rumah kontrakannya.
Pada Sabtu siang petugas melakukan penyergapan di rumah kontrakannya. Dalam penggeladahan ditemukan puluhan paket sabu yang disembunyikan di dalam mobil mainan Tersangka berikut barang bukti langsung diamankan untuk dilakukan pemeriksaan terang Kapolres Serang di dampingi Kasat Resnarkoba AKP Nana Supriyatna dan Kaur Satresnarkoba Iptu Suheryanto. 
Dalam pemeriksaan, residivis yang baru setahun bebas dari Rutan Serang mengakui jika barang bukti sabu yang ditemukan adalah miliknya Tersangka juga mengakui barang haram tersebut di dapatkan dari seorang bandar yang ditemui di Jakarta. Tersangka mengakui sudah ketiga kalinya mendapatkan paket sabu dari bandar dan bertugas membantu mengedarkan.
Dari setiap paket yang terjual, tersangka mendapat upah Rp 25 ribu untuk paket kecil dan Rp 50 ribu, paket sedang. Jika barang titipan itu terjual seluruhnya, tersangka mendapatkan bonus 2 paket kecil sabu,kata Kapolres Serang.
Sementara itu, tersangka Yogi mengakui jika mengedarkan sabu hanya untuk mendapatkan uang tambahan Tersangka yang bekerja sebagai karyawan ini mengaku tergiur ikut berbisnis narkoba karena tak perlu modal dan mendapatkan keuntungan yang besar upah dari menjual sabu saya gunakan untuk menambah biaya dapur ucap yogi. Sedangkan bonus 2 paket sabu saya gunakan sendiri,”tandasnya humas Polres Serang ( M. Fahry )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s