WARGA KECEWA DENGAN PELAYANAN APARATUR KELURAHAN BOJONG NANGKA KECAMATAN KELAPA DUA KAB.TANGERANG

KAB. TANGERANG – WARTA OTONOMI

Adanya informasi dari seorang janda miskin berinisial “N” 35 tahun warga Kelurahan Bojong Nangka Kec. Kelapa dua, menurutnya pernah membuat Kartu Keluarga (KK) telah di persulit oleh oknum aparat kelurahan dan ia pun telah mengadukan hal tersebut kepada Sekertaris Eksekutive Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Anti Korupsi Dan Kejahatan ( LSM FAKTA ) Simon Bonor.  Persoalan tersebut kini di tindak lanjuti oleh LSM FAKTA tersebut dengan mengkonfirmasi pihak Kelurahan menurutnya bahwa oknum aparat kelurahan tersebut telah meminta perlengkapan persyaratan untuk pembuatan Kartu Keluarga (KK) harus melampirkan akte kelahiran sedangkan pembuatan akte kelahiran namanya harus ada di kartu keluarga dulu .

Dari permasalahan tersebut sudah jelas oknum aparat kelurahan telah mempersulit warga dengan memutar fakta yang  ujung-ujungnya damai .  Cari solusi, kalau pengantarnya seperti itu tidak apa-apa saya akan persiapkan berkasnya “ ungkap Simon Bonor Sekertaris Eksekutive LSM FAKTA “ , lebih lanjut ia katakan Lurah Bojong Kamal komplin ada aparat kelurahan mempersulit warga , terkait pembuatan KK tersebut lurah berucap silahkan menghubungi Sekertaris Kelurahan , Staf Ibu Tati Kasipem tidak nyambung “ kata Lurah Bojong Nangka Angga “ .

Saya selaku pengawas masyarakat ( wasmas ) yang di atur peraturan presiden republik indonesia no 54 tahun 2010 pada pasal 5 dan 116 tentang ke transparanan dan keterbukaan serta pengawasan masyarakat merasa prihatin dengan pelayanan yang di lakukan oleh oknum kelurahan tersebut , saya hanya ingin pihak kelurahan memiliki aparatur yang memiliki rasa tanggung jawab di dalam melayani masyarakat sesuai dengan to poksinya bertugas membantu masyarakat yang tidak mampu dan kedepan Kelurahan Bojong Nangka yang lebih baik lagi dari yang sudah baik jangan biarkan oknum-oknum yang mempersulit warga di biarkan .

Apalagi mendengar keluh kesah warga berinisial “N” akibat perlakuan dari oknum pemerintahan tersebut “apa saya harus seumur hidup gak punya KTP/KK bagai mana dengan nasib anak-anak saya masa depannya “ ini yang harus kita perhatikan ungkap Sekertaris LSM FAKTA Simon Bonor.  Dengan adanya peraoalan tersebut di atas merupakan PR bagi lurah bojong nangka angga untuk menjaga kedisiplinan kerja bawahannya sesuai dengan aturan kerja yang benar dan tidak merugikan masyarakat yang seharusnya terbantu dengan pelayanan yang baik yang di harapkan masyarakat .
(M. Febriansyah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s