PEMKOT BANJAR PERINGATI HARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA

Banjar – Warta Otonomi
Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni, diperingati oleh Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar dengan mengambil tema “Kendalikan Sampah Plastik” di Aula Setda Kota Banjar, Selasa (07/08/2018).

Hari Lingk Hidup BanjarAcara ini dihadiri oleh Walikota Banjar Hj.Ade Uu Sukaesih, Ketua DPRD Kota Banjar Dadang R. Kalyubi, Sekda Kota Banjar H.Ade Setiana, Kapolres Banjar yang diwakili Kabag ops Kompol Shohet, Perwakilan Batalyon Infanteri 323/BP Rider Kostrad, Forkopimda, Camat, Lurah dan para Kepala Desa serta pelajar se-Kota Banjar.

 

Dalam sambutannya Walikota Banjar mengatakan bahwa Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2018 ini mengangkat tema “Kendalikan Sampah Plastik”  ini sebagai wujud komitmen bersama seluruh pihak dalam berusaha mengatasi sampah plastik diberbagai belahan dunia, termasuk juga di Indonesia.
Tema ini mengandung arti motivasi kerja sekuat tenaga untuk mengatasi sampah, dan kerja sistematis dalam mengurangi sampah berkelanjutan melalui kegiatan daur ulang yang kita kenal dengan istilah 3R (Reduce, Reuse, Recylcle), serta yang terpenting adanya kolaborasi usaha bersama baik dari pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar H.Yoyo Suharyono menjelaskan, bahwa acara Hari Lingkungan Hidup sedunia ini diperingati Tingkat Kota Banjar dengan tema “Kendalikan Sampah Plastik”, karena sampah plastik adalah sampah yang susah untuk dimusnahkan, dan membutuhkan waktu tahunan. Akan tetapi disamping itu juga, sampah plastik bisa diberdayakan menjadi nilai ekonomis diantaranya bisa dijadikan ekobrik, kursi tamu dan sebagainya, ujar nya.
Lebih lanjut Yoyo mengungkapkan, setiap harinya Kota Banjar menghasilkan sekitar 30 ton sampah, sampah tersebut bisa berkurang sekitar 5 ton setelah dipilah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS), sehingga sekitar 25 ton sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dan ini juga bisa menambah umur TPA di Kota Banjar, ungkapnya.
Kami selalu mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwa sampah plastik ada nilai ekonomis dan bisa menambah penghasilan dengan cara menjualnya ke bank sampah.
Sampai saat ini sudah terbentuk 50 bank sampah diseluruh desa dan kelurahan yang ada di Kota Banjar. 
Selanjutnya Yoyo menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan, apalagi musim kemarau seperti ini, janganlah membakar sampah sembarangan apalagi tidak diawasi. Biarkanlah sampah itu membusuk, tidak harus dibakar karena lama kelamaan sampah tersebut akan membusuk, terutama masyarakat yang berdampingan dengan hutan sebab itu bisa menimbulkan kebakaran hutan.
( Yudhi’s/Humas Setda Kota Banjar )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s