DUGAAN POLTIK UANG, DUA PASLON BERURUSAN DENGAN JAKSA

Maluku Utara WO —  Dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara harus di hadapkan oleh Hukum, ini kaitan dengan dugaan money Politic (Politik uang). Kedua pasangan calon tersabur masing masing PASLON Nomor urut 1. Ahmad Hidayah Mus –Rivai Umar (AHM-RIVAI)  dengan Pasangan Calon Gubernur Muhammad Kasuba nomor urut 4  Benar atau tidaj ini masih dugaan kedua pasangan calon tersebut telah melakukan politik uang, membagi bagi uang kepada masyarakat. Walaupun kedua Pasangan calon tersebut membela dri dan menepis tuduhan awal.  Sebagaimana hasil pemerksaan yang d lakukan oleh Panwaslu Kota Ternate yang di ikuti oleh Sentra penegak hukum terpadu (Gakkumdu) pada tanggal 19 april 2018. Ini sudah di lakukan gelar perkara, sehingga hasilnya meyakinkan telah terjadi politik uang. Dari hasil gelar perkara yang danggap lengkap sehingga di limpahkan ke kejaksaan negeri Ternate

pppKepala kejaksaan negeri Ternate ANDI Muldani Fajrin kepada wartawan usai pemusnahan barang bukti narkoba, mengakui telah menerima limpahan berkas dugaan politik uang dari Panwaslu dan Gakkumdu, berkas nya itu telah kami tanda tangani surat perintah dimulainya penyelidikan berkas perkara kasus Dugaan politik uang di dugakan kepada kdua pasangan calon gubernur Maluku Utara,yakni AHMD Hidaya Mus dengan Muhammad Kasuba.

Saat ini kita tinggal menunggu hasil penyidikannya ujar kepala kejaksaan negeri Ternate. Modus yang di lakukan oleh kedua pasangan pemenang AHMAD HDAYA MUS (AHM)  Di duga telah membagi  bagikan santunan kepada sejumlah anak yatim di kediamannya, pembangunan santuanan itu di lakukan saat hari kampanyenya.Selain itu pada tanggal.23 maret 2018 MK  ikutm keranjingan  membagi bagi uang di kelurahan Kampung Makassar Barat , modus operansi ini haus tapi kasar, betapa tidak, paslon MK ini membagi undangan kepada sejumlah warga saat hari kampanyenya. Undangan yang di terima oleh masyarakat harus di kembalikan kepada tim pemanang, saat pengembalian undangan itulah oleh peberima uandangan di beri imbalan.Ada pun nilai uang yang di bagu bagikan itu bervarisi, hingga ratusan ribu rupiah Perundangan

Secara terpisah saah seorang  pengurus anak yatim di bagian Selatan Ternate, kepada media ini membantah keras telah menerima bigkisan dari AHM  pada hari kampanyennya. Memang ada dua orang perempuan datang ke rumah Panti, kedua perempuan itu memakai simbul AHM, DI dadanya meminta data anak anak Panti, awalnya kami keberatan memberikannya, karena sudah berulang kali melakukan dengan cara itu namun tidak di tepati sehingga anak anak yatim kecewa.

Pada tanggal. 13 maret 2018 kedua perempuan yang mengaku utusan dari partai yang mengusungnya  datang ke tmpat saya minta data anak, namun saat itu tidak sempat di berikan, karena saat itu sekretaris Panti tidak berada di tempat, namun kedua perempuan itu mendesak agar dapat memberikan data.

Pada sore harinya salah seorang dari dua perempuan itu kembali ke Panti meminta data, karena sudah bolak balik, akhirnya kami berikan, dan hasilnya sampai saat ini tidak ada khabar. Jadi kalau terjadi bagi bagi uang kepada anak yatim mungkin ke anak yatim lain, bukan anak yatim yang kami kelola ujar  pengurus Panti Ternate selatan. Nah jika terjadi masalah jangan libatkan panti kami, karena panti kami sama sekali tidak pernah menerima apapun dari tim  sukses AHM. Ujar sumber resmi. (abn )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s