BUPATI PULAU MOROTAI BUKAN GERTAK SAMBAL TAPI NYATA, SEJUMLAH PNS DAN SKPD DEG DEGAN. Kadishub Pulau Morotai kadis sepintas

 

Pulau Mortai WO —   Para pegawai negeri sipil dan  kepala Satuan kerja perangat Daerah kembali deg degan hatinya, karena setiap ucapan yang di keluarkan oleh Bupati Pulau Morotai Benny laos sealu di buktikan, sudah banyak buktinya baik itu pemecatan sejumlah tenaga honor, pemangkasan anggaran perjalanan dinas, maupun penindakan pemberian sanksi kepada kepala dinas.

BUPATI
Bupati Benny laos

Bupati Benny laos melakukan tindakan tersebut semata mata hanya untuk pengeran dan kenyamanan bagi masyarakat dalam hal pelayanan. Masyarakat butuh di layani bukan untuk di layani dan pelayanan itu harus menyentuh dan memuaskan bagi masyarakat, bukan untuk memuaskan diri sendiri, sebagai pelayan, maka kita harus optimis dalam menjalankan tugas, dan itu merupakan kewajiban bagi semua Satuan Kerja perangat Daerah (SKPD).

Sebelumnya sebagaimana keluhan masyarakat tentang atas pelayan Kepala Dinas kependudukan dan catatan sipil, dinilai sangat lambing melayani masyarakat sehingga separuh jumlah wajik   KTP belum juga tuntas.Akhirnya Bupati Benny Laos mengancam  akan menurunkan pangkat dan jabatan khususnya yang bertugas di kantor kependudukan dan catatan sipil, bahkan Bupati member warning apa bilan sampai bulan APRIL 2018. Untuk itu sampai bulan yang di tentukan oleh Bupati pelayanan KTP harus tuntas.Bupati merasa heran pada waktu menyalurkan bantuan kepada janda janda dan lansia, kebanyak yang di layani belum memiliki KTP, sehingga merasa kesulitan dalam penyaluran bantuan.

Jangan persulit masyarakat dalam kepengurusan KTP dan kartu keluarga, karena kedua dokumen itu merupakan dokumen panting bagi wara Negara,khususnya warga Pulau morotai kata Bupati. Perangkat kerja Dinas kependudukan dan catatan sipil yang  de  degan hatinya, tai orang lain yang duluan terimbas. Adalah kepala Dinas Perhubungan Pulau Morotai JM Makatita, tak habis fikir dan menjadi buah biir di kelangan masarakat, betapa tidak karena yanag besangkutan bru saja menjabat sebagai kepala Dinas, taba tiba di copot dari jabatannya dan Non Job. Sagat memriskan hati.

Rupanya kepala dinas perhubungan Pulau Morotai belum mampu dan tidak sanggup menjalankan roda pemerintahan khsusnya di bidang perhubungan.Sehigga apapun yang terjadi harus menelan pil pahit,  secara tiba tiba Bupati mencopot dari jabatan sekalian di Non jobkan.

Cukup menarik petatian,ketika Bupati baru saja kembali dari kecamatan Morotai Utara (bere bere) tempat di selenggarakannya peringatan Hari jadi Kabupaten  Pulau Morotai yang ke 9. Pada tanggal, 23 Maret 2018, selain kepala Dinas perhubungan yang lengser dari jabatannya juga kepala bagian Hukum dan Ham. Kedua pejabat ini adalah JM makatika kadishub, dan Marhaban Mustafa Marsijidi, kabag Hukum dan ham ini memang sudah lama di keluhkan olah warga khususnya yang pernah berhubungan dengannya, menurut keterangan yang bersangkutan kurang mengetahui bidang yang di sanangnya.

KADIS
Kepala Dinas perhubungan JM Makatita

Kepala Dinas perhubungan JM Makatita yang menduduki jabatan seumur jagung, bahkan kurang dari seumur jagung, kini di copot beedasarkan surat nomor.821.23/783.68/Kep Strep.PM/2018 pencopotan di sertai dengan non job.  JM Makatita yang menyndang pangkat eselon II ini harus dan mau tak mau harus menerimanya. Demikian pula kabag Hukum dan Ham  Marhaban Mustafa.L. Jabatan kadishub yang ditinggalkan oleh JM Makatita digantikan oleh  Yacub Ronal Kurung, sedangkan kabag Hukum dan ham di jabat oleh Jamaluddin  sebelumnya adalah sekretaris Dinas perndagko Pulau Morotai, Menurut wakil Bupati Asrun padoma mewalili Bupati benny laos dalam acara pelantikan menjelaskan bahwa pergantian pejabat adalah hal yang wajar dan merupakan pnyegaran. Di harapkan kepada pejabat yang baru di lantik agar dapat bersinergi antara bawahan atasan dan masyarakat,serta dapat bekerja secara maksimal mungkin dalam melayani  masyarakat.

Untuk diketahu bahwa tugas aparatur sipil negera harus bisa  membantu dan melayani masyarakat secara baik,transparan pinta wakil Bupati.Kedua pejabat yang baru saja menduduki jabatan barunya belum bisa berkomentas banyak,saya masih melakukan pembenahan internal,karena bagaimana pun juga sebagai petugas yang baru saja menerima jabatan baru, perlu adanya pembehahan kata kedua pejabat. Dengan adanya lanah langkah penertiban secara  mendadak yang sring di lakukan oleh Bupati, sehingga kepada seluruh PNS perlu ekstra hati hati untuk tidak berbuat semau gue tanpa megedepankan kepentingan umum. (abn)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s