15 TAHUN KOTA BANJAR

Banjar WO — Di usianya yang baru menginjak 15 tahun, berbagai penghargaan telah diraih oleh pemerintah kota banjar, baik itu dari pemerintah propinsi ataupun pemerintah pusat. Warta Otonomi mencoba mewawancarai dua anggota DPRD Kota Banjar menanyakan tentang pandangan mereka mengenai 15 tahun kota banjar.

Budi Kusmono, Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar, yang juga Ketua DPD PKS Kota Banjar ketika ditanya tentang pendapatnya mengenai pembangunan 15 tahun kota banjar mengatakan, di hari jadi kota banjar yang ke 15 saya mengucapkan selamat hari jadi kota banjar, mudah-mudahan banjar kedepan menjadi kota termaju di jawa barat, maju kotanya sejahtera rakyat nya.

Diusiannya yang relatif muda kota banjar cukup pesat dalam pembangunan, hal itu sangat wajar karena sebagai Daerah Otonomi Baru ( DOB ) mendapat kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) dan DANA ALOKASI UMUM (DAU) dari pusat yang cukup besar untuk membangun. Dengan prestasi yang ditorehkan tentu ini perlu di apresiasi, walaupun dengan gemerlapnya pembangunan yang sudah dan sedang berlangsung ada beberapa catatan yang perlu diperbaiki.

20180211_220534
Budi Kusmono Ketua Komisi I DPRD Kota Banjar

Pertama, fokus pembangunan hanya kepada pembangunan fisik saja, itu bisa dilihat dari besaran anggaran untuk pembangunan fisik yang diatas 50% dari APBD. Sedangkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sangat minim, yakni dibawah 10%. Ketimpangan ini akan dirasakan nanti di masa yang akan datang, SDM kita akan kalah bersaing dengan daerah lain.

Kedua, masalah kemiskinan di kota banjar menurut data dari Dinas Sosial kurang lebih 40.000 orang miskin yang setiap tahun jumlah nya terus bertambah. Menurut Budi hal ini tentu harus ada upaya yang serius dari pemerintah kota untuk menuntaskan nya. Yang sekarang berjalan kebanyakan program dari pemerintah pusat, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), ataupun Program Keluarga Harapan (PKH).

Ketiga, masalah pengangguran yang dari hari ke hari terus meningkat, hal ini dikarenakan pemerintah kota tidak memfasilitasi lapangan kerja baru, tidak punya inovasi untuk menyelesaikan masalah ini, pemerintah hanya sekedar memfasilitasi menyalurkan bekerja ke daerah lain.

Keempat, visi dan misi kota banjar masih jauh untuk direalisasikan, padahal visi dan misi ini merupakan janji politik kepada masyarakat. Hal ini dikarenakan tidak ada keseriusan untuk merealisasikan nya, terlihat dari keberpihakan anggaran kepada pertanian sangat minim.

Hal ini tentu perlu diperbaiki oleh siapapun yang nanti jadi walikota dan wakilwalikota, sehingga harapan nya siapapun nanti yang jadi, harus punya komitmen untuk menuntaskan masalah-masalah yang sekarang dirasakan ole masyarakat kota banjar.

Sementara itu Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar dari Fraksi Golkar, H. Sudarsono ketika ditanya tentang 15 tahun kota banjar mengatakan, saya berharap banjar kedepan akan lebih baik dan maju, sehingga masyarakat nya bisa menikmati hasil pembangunan yang dilakukan pemerintah.

Kedepan pemerintah kota banjar harus mempersiapkan diri dengan hadirnya jalan tol bandung – banjar, juga bendungan leuwi keris serta bendungan matenggeng. Menurut Sudarsono dengan hadirnya jalan tol, akses perjalanan akan makin cepat, lalu lintas padat, sehingga pergerakan ekonomi makin dinamis, sehingga perlu disiapkan zona industri yang memenuhi standar kota perubahan.

Lebih lanjut Sudarsono mengatakan dengan dibangun nya bendungan leuwi keris dan matenggeng, maka debit air sungai citanduy dan cijolang akan sangat berkurang, sehingga muka air tanah di kota banjar akan makin rendah, sehingga perlu dibuat embung air dengan cara membuat bendung disekitar sungai citanduy, dan bila memungkinkan juga  dibuat embung disekitar sungai cijolang, sehingga muka air tanah warga banjar tetap terjaga.Jangan sampai dengan hadirnya 3 proyek nasional ini kota banjar tidak mendapat manfaat secara langsung, malah akan merugikan secara ekonomi dan lingkungan. (YudhiRasdian)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s