PASANGAN ASIHSAENYANA DAFTAR KE KPU KOTA BANJAR

Banjar WO — Pendaftaran Paslon Walikota / Wakil Walikota Banjar tahun ini agak unik, Paslon Maman-Irma datang ke KPU dengan menaiki motor vespa, sementara pasangan AsihSaenyana datang ke KPU dengan naik becak. Paslon Walikota / Wakil Walikota dari pasangan AsihSaenyana mendatangi KPUdihari terakhir pendaftaran Paslon Walikota / Wakil Walikota Banjar, Rabu 10 Januari 2018.

Pasangan calon dari petahana ini diusung oleh 3 partai politik yaitu Golkar, PDI-P dan PKB. Ade Uu calon Walikota yang juga petahana mengatakan kami ingin mewakafkan diri untuk masyarakat Banjar, yang didampingi oleh Calon Wakil Walikota Nana Suryana yang merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Banjar dan juga Wakil Ketua DPRD Kota Banjar.

PASANGAN ASIH SAENYANA DAFTAR KE  KPU KOTA BANJAR 2.jpgDadang R Kalyubi ketua pemenangan AsihSaenyana menyatakan parpol pengusung pasangan ini mempunyai ciri khas, Golkar dengan kekaryaannya, PDI-P dengan nasionalismenya serta PKB sebagai perekat umat. Koalisi parpol pengusung pasangan ini sudah solid, dan kami meyakini akan memenangkan Pilkada ini. lebih lanjut dadang mengatakan selama ini masyarakat Banjar telah merasakan keberhasilan  Program Pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah. Nanti setelah pendaftaran ke KPU paslon ini akan segera berangkat ke Bandung untuk mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan.

Ketua KPU  Kota Banjar Dani Danial ketika ditanya tentang jadwal cuti petahana mengatakan sebagaimana diatur dalam Undang-udang No.10/2012 pasal 70 ayat 3 dan PKPUNo.3/2017 Pasal 4 ayat 1 huruf  r ,  bahwa calon petahana harus cuti selama masa kampanye. Ketentuan cuti sebagaimana diatur dalam ketentuan tersebut, diatur lebih lanjut dalam PKPU no. 4/2017 yang menerangkan bahwa surat ijin cuti dari lembaga berwenang harus diterima KPU 3 hari sebelum dimulainya kampanye  atau sejak penetapan sebagai pasangan calon.

Sedangkan mengenai calon yang berasal dari anggota DPRD diatur dalam undang-undang no.10/2016 Pasal 7 huruf s dan PKPUno.3/2017 Pasal 4 huruf t, bahwa  bagi calon yang berasal dari anggota DPRD harus membuat surat pernyataan mengundurkan diri dari keanggotaannya sejak penetapan paslon. Hal ini disampaikan oleh Danial karena Calon Walikota merupakan  petahana dan Calon Wakil Walikotanya merupakan Anggota DPRD Kota Banjar yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Banjar. (YudhiRasdian)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s