Banten WO – Penolakan Pasien yang dilakukan oleh pihak Rumah sakit Hermina Ciruas belum mendapat perhatian yang serius baik dari Kementrian Kesehatan maupu Pemerintah Provinsi Banten, penolakan Pasien karena tidak mampu bayar deposit sebagai jaminan untuk dilakukan operasi seolah dibiarkan oleh pihak-pihak yang berwenang. Hal ini semakin menandakan kalau nyawa orang miskin seolah tidak berharga di Negeri ini, dan yang layak untuk mendapatkan kesehatan hanyalah orang kaya yang mampu bayar biaya Rumah Sakit.

Padahal dalam UU Kesehatan No 36 tahun 2009 Pasal 85 ayat 1 dengan jelas disebutkan  dalam keadaan darurat, fasilitas pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupum swasta wajib memberikan pelayanan kesehatan pada bencana bagi penyelamatan nyawa pasien dan pencegahan kecatatan, pasal 2 fasilitas pelayanan kesehatan pada bencana sebagaimana dimaksut pada ayat 1 dilarang menolak pasiaen dan /atau meminta uang muka terlebih dahulu.

hermina1

Sigit Wardojo  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten

Dede Hidayatuloh meninggal akibat kelalaian yang dilakukan oleh Pihak Rumah Sakit Hermina Ciruas, seandainya pada saat itu pihak Rumah Sakit langsung melakukan pertolongan dan Operasi mungkin saat ini Dede Hidayatulloh masih hidup, tapi nasib berkata lain Dede Hidayatulloh akhirnya meninggal karena tidak mampu membayar Deposit untuk jaminan dilakukan Operasi seperti yang diminta oleh Pihak Rumah Sakit Hermina Ciruas.

Sigit Wardojo selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten saat dikonfirmasi diruang kerjanya menanggapi hal tersebut, dirinya tidak setuju dengan apa yang dilakukan pihak Rumah Sakit Hermina Ciruas.

“Saya tidak setuju dengan hal tersebut karena memang tidak boleh menolak pasien itu, kalau memang kondisi pasien Sangat membutuhkan pertolongan, dan seharusnya diberikan pertolongan dulu baru pikirkan uang,  kesehatan lebih utama dari segalanya, ‘ungkapnya’.

“Hal ini akan kami laporkan kepada Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS), yang nantinya akan mengawasi Rumah Sakit tersebut dan kami akan melakukan pembinaan berjenjang, yang pasti kami akan turunkan tim untuk menggali informasi dan tidak menutup kemungkinan Izin Rumah Sakit tersebut akan dicabut kalau terbukti melakukan penolakan kepada pasien yang tidak mampu bayar jaminan seperti yang diminta pihak Rumah Sakit’Imbuhnya’. Menurutnya apa yang dilakukan oleh pihak Rumah Sakit Hermina Ciruas merupakan perbuatan yang tidak manusiawi, harusnya pihak Rumah Sakit langsung melakukan pertolongan, bukan membiarkan korban mengalami pendarahan yang berujung pada meninggalnya korban ‘ujarnya’.

ketika Sigit disinggung terkait kepemilikan BPJS korban yang  ditolak oleh pihak Rumah Sakit, dirinya mengatakan,” Seharusnya dilihat dari No Induk Kependudukan (NIK) saja bisa langsung diketahui, jangan sampai diharuskan melihat kartunya, jika memang kartu BPJS pada waktu itu tidak kebawa pasien,” ujarnya.

Sementara itu saat hal ini ditanyakan kepada Pihak Rumah Sakit Hermina Ciruas hingga saat ini belum mendapatkan keterangan, Dedi bagian Humas Rumah Sakit Hermina Ciruas saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut tidak membantah dan juga tidak mengiyakan, Dedi hanya mengatakan kalau Hal tersebut sudah dilaporkan pada Direktur Rumah Sakit dan  pusat, saya tidak bisa untuk memberikan keterangan, biar nanti orang Pusat yang akan menyelesaikan masalah tersebut ‘ujarnya’. (M.Fahri)

9 Comments »

  1. Dulu pas ibu aku sakit trus dirujuk disini. Waktu itu ibu aku sakit parah tp cuma didiemin aja dikasih susu udah g diapa2in lg. G diperiksa g apa. Udah 3hari disitu malah suruh pulang padahal ibu aku masih sakit parah belum mendingan tp pihak rs’a maksa suruh pulang😭rasa’a sakit batin aku kala itu, sampe skrng pun aku msh inget gmana waktu itu ibu aku dirawat disitu😭sekarang ibu aku udah gada udah pergi jauh dari aku dan keluarga aku😭padahal cuma ibu temen aku dirumah. Sekarang aku ksepian walaupun msh ada bpk ade cowo sama kaka aku😭cuma aku cewe yg dirumah semenjak ibu aku pergi selamanya😭😭😭

    Like

    • Seharusnya hal seperti ini tidak boleh dibiarkan, pemerintah harus tegas, bila perlu izin rumah sakit tersebut di cabut. Kalau tidak, kedepannya nyawa orang miskin tidak ada harganya lagi.

      Like

  2. Parah emang tuh hermina ciruas.
    ibu saya pernah beberapa bulan lalu di rawat di rs hermina ,pake BPJS yang VIP ,tapi pihak manajemen bilangnya kamarnya penuh terus, pas di lihat keberadaanya banyak yang kosong di kamar VIP tersebut, malah ibu saya di rawatnya di ruang 1 kamar ,2 orang /yang standart . Astagfirullah.. ini fakta

    Like

  3. waktu itu saya mengalami kecelakaan pas depan rs hermina,bkannya ditolong malah dirujuj kerumah sakit yg lain mungkin melihat keadaan saya yg tidak berdaya waktu itu makanya pihak rs tidak mau menerima saya

    Like

  4. Saya setuju karena saya salah satu keluarga waktu kakek saya di rawat disini dilarikan di ugd (tidak pakai bpjs atau asuransi lain) ada dokter jaganya tdk di respon malah dia bilang ini pasiesn siapa udh daftar atau blm(kesimpulannya daftar dlu bru ditanganin) lalu saya pergi ke pendaftarannn selesai disana trs di bilang harus rawat saya jawab iya gapapa ditawat selesaai itu harus bayar DP DEPOSIT sebesar 2,5jt dan yg kagetnya lh di paksa di class 1 katanya kls yg lain sudah penuh sisa kls 1 -+ biayaya kamar 600rb/mlm. Setelah proses yg panjang diskusi sma penjaga ugd dokter nya dan mungkin assistennya dan jawaban mereka sangat mengecewakan “ kalau tidak mampu pakai jamkesmas kalau gak pergi ke rs umum” sakit hatiiii sayaaaaa……!!!! Pasien baru keluar dr rsud umum di daerah tangerah pakai umum tdk pakai bpjs dan saya tdk masalah mengeluarkan uang lebih dlaam tapiiii jawaban dan pelayanannya begitu buruk.. saya mendingan pergi dan bayar biaya infus (yang belum terpaka tapi suruh bayar dan biaya cek darah biayay dokter dll) sampai saat ini kakek sayapun rutin control di rs tidak pakai jaminan suransi lain (diagnosa pembekuan darah di otak) sampai skrg sudah 5bln. Begitukah pelayanan rs ini pd orang2 yg kurang mampu? Yang dicari ituuu pelayanannya org sakit harus dilayanin dg baik bukan malah di sodorin smaa jaminan apa deposit harus segini ini itu dan TIDAK BEPRIMEMANUSIAAN 😡😡😡

    Like

  5. selama ini Pihak Rumah sakit Hermina Ciruas selalu mengutamakan uang, namun anehnya pemerinta seolah menutup mata atas prilaku tersebut. ini bukan yang pertama, sudah sangat sering terjadi hal yang seperti ini. apakah memang di Negara ini Orang miskin tidak layak untuk dilayani, apakah orang miskin tidak pantas untuk mendapat jaminan ksehatan? Rumah sakit hermina selalu mengedepankan uang, padahal seharusnya pelayanan harus diutamakan

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s