Begal Berkedok Matel Kini Marak Berkeliaran di Jalan Protokol

Serang WO – Maraknya Mata Elang (MATEL), baru baru ini tidak bisa dipungkiri, setiap hari dapat kita jumpai di sepanjang jalan Protokol Jakarta – Serang bahkan dipelosok pelosok desapun kini dapat kita jumpai, dengan modal ABCD (Abri Bukan Cepak Doang), dan bersikap seolah olah dirinya alat negara (TNI/POLRI-red).

Feri Irawan salah satu korban perampasan matel yang terjadi pada senin, (23/10/2017) sepulang sekolah dirinya di berhentikan seorang yang berpenampilan ABCD di sekitar jalan Kalodran – Pamong tak jauh dari sekolahnya.

“Sepulang sekolah ketika arah pulang tiba tiba ada orang menghampiri saya, dan mengatakan bahwa motor ini ada masalah dengan pihak PT. Adira Dinamika Multi Finance.tbk yang beralamat di Komplek Ruko Akhmad Yani 5-9 Sumur Pecung Serang.
lalu dia merampas motor saya, karena saya takut motor dan kuncinya saya kasih ke matel tersebut, ironisnya matel tersebut tidak menunjukan identitas yang jelas, hanya bermodalkan lembaran kertas dari PT. Adira,”paparnya.

begal2

Sementara Rahmil Karim (25) selaku pemilik motor yamaha scoopy dengan nomor polisi A 5734 GP mendengar motor atas namanya di rampas oleh matel dirinya langsung mendatangi Kantor Pusat Adira yang ada di Kota serang untuk mempertanyakan keberadaan motor miliknya.

Ditempat terpisah Doni selaku Pihak Adira, dikantornya saat dikonfirmasi Jumat (27/10/2017) menjelaskan, surat berita acara serah terima kendaraan bermotor tersebut sudah kadaluarsa, karena kami mengeluarkan surat yang bapak pegang itu pada tahun 2015 sedangkan sekarang tahun 2017.

“Motor tersebut tidak ada di gudang sekarang, karena memang yang menerima motor tersebut tidak jelas selain tidak ada namanya no telpon juga tidak ada, jadi kami kebingungan juga dengan kejadian ini. Kalau bisa ajak si Feri untuk mencari orang yang merampas motor itu lalu laporkan saja kepolisi,”jelasnya.

Hasil Pantauan Wartawan WO dilapangan, Surat berita acara tersebut jelas dari PT. Adira dan penerima atas nama Khasan Basri yang bertanda tangan, namun pihak Adira tidak mengakui hal tersebut, Karim selaku pemilik motor sangat kecewa dengan kelalaian pihak Adira.(Ali)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s